NARASI PEMOTONGAN KUE PENGANTIN
Aprilianto Kodu Bili bersama istri tercinta Pdt.Elza Rusmiati Ndoen, S,Th atau biasa di sapa Anto & Elsa sebagai pasangan suami dan istri. Mereka baru saja berjanji, se iya, se kata, sehati dan se jiwa dalam membangun rumah tangga mereka. Kini, mereka akan melangsungkan sebuah simbol komitmen cinta dengan memotong kue pengantin.
Anto & Elsa silahkan kalian boleh beranjak menuju kue wedding kalian.
Pertama ambillah pisau, Pandanglah kue yang ada di depan kalian dari atas sampai ke bawah.Demikian indahnya kue pengantin ini maka sedemikian pula kehidupan kalian berdua kedepan dengan indah. Selalu sertakan Tuhan dalam setiap musim kehidupan. Barlah momen ini mengingatkan kalian untuk mendapatkan sukacita, kemurahan Tuhan yang besar , kesuksesan, keberuntungan, kelimpahan, dan kesehatan, di dalam setiap musim kehidupan di butuhkan kerja sama di antara kalian berdua , kesetiaan dan tetap saling mencintai,
Inilah moment terindah pemotongan kue pengantin dari Anto & Elsa.
Mari kita restui mereka dengan tepuk tangan yang meriah dari Bpk/ibu tamu undangan hadirin sekalian.
Kini di hadapan kita semua Bpk/ibu orang tua dan juga tamu undangan hadirin yang berbahagia
Anto dan Elsa akan memberikan penghargaan kepada kedua orang tua mereka,
Mulai dari orang tua Anto akan di layani oleh kk Elsa.
Silahkan suap kuenya, Inilah Bpk/mama yang begitu baik, mereka telah berjuang sedemikian rupa memberikan yang terbaik untuk Anto. Mama terimalah Eksa seperti anak kandung Bpk & mama. Satu potong kue yang begitu kecil ini sebagai tanda ucapan syukur. berikan pelukan hangat untuk mama tercinta. Terima kasih mama,
Silahkan suapkan kuenya kepada Bpk dengan penuh cinta, Bpk trima kasih atas segala jerih lelah, pengorbanan, perjuangan, dan cinta kasih seorang Bpk yang luar biasa, Terimalah Elsa sebagai anak kandung bpk
Sekarang kk Anto akan melayani orang tua dari Elsa:
Silahkan suap kuenya, Inilah mama yang begitu baik, mereka telah berjuang sedemikian rupa memberikan yang terbaik untuk Elsa, mama terimalah Anto seperti anak kandung Bpk & mama. Satu potong kue yang begitu kecil ini sebagai tanda ucapan syukur. berikan pelukan hangat untuk mama tercinta. Terima kasih mama,
Silahkan suapkan kuenya kepada Bpk dengan penuh cinta, Bpk trima kasih atas segala jerih lelah, pengorbanan, perjuangan, dan cinta kasih seorang Bpk yang luar biasa, Terimalah Anto sebagai anak kandung bpk
Untuk Bpk/Mama saksi : Terima kasih sudah menjadi Bpk/mama rohani yang akan senantiasa mendampingi Anto & Elsa dalam menjalani rumah tangga yang baru ini.
KUE UNTUK DI MAKAN PENGANTIN (1 POTONG)
Inilah inti dari sebuah nilai pernikahan, mereka akan saling melayani, apapun yang akan mereka hadapi kelak, kecil maupun besar, manis atau apapun rasanya mereka akan nikmati seperti senyuman mereka malam ini,
Ya kalau kita bisa melihat senyuman mereka malam hari ini, kiranya senyuman mereka itu akan tetap ada ketika mereka Anniversary ke-10 tahun, ke-25 tahun, Bahkan terus hingga maut memisahkan.
saya hitung sampai 3 kue sudah harus di habiskan oleh Anto & Elsa.. 1, 2, 3..
Mari kita restui cinta mereka Anto & Elsa dengan tepuk tangan yang meriah.
Hadirin yang berbahagia, demikianlah rangkain acara pemotongan kue pengantin, saya mohon maaf apabila ada perkataan saya kurang berkenan selama memandu acara pemotongan kue pengantin malam hari ini.
Selamat malam. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua. 🙏
Komentar
Posting Komentar