​Unit 1: Bernyanyi Solo | Seni Musik Kelas 7



​Unit 1: Bernyanyi Solo | Seni Musik Kelas 7

BAHAN AJAR : EKSPLORASI BUNYI DAN SUARA MANUSIA. 

​1. Pendahuluan
Mengapa Manusia Bernyanyi ?
​Bernyanyi bukan sekadar mengeluarkan suara dengan nada. Bernyanyi adalah cara manusia berkomunikasi, mengungkapkan perasaan, dan bercerita. Instrumen musik terbaik yang pernah diciptakan bukanlah piano atau gitar, melainkan tubuh manusia itu sendiri.

​2. Anatomi Instrumen Vokal (Deep Insight)
​Untuk menjadi penyanyi yang baik, kita harus memahami bagaimana "mesin" di tubuh kita bekerja menghasilkan bunyi.
√ ​Power Source (Sumber Tenaga): Paru-paru dan otot Diafragma. Tanpa udara, suara tidak akan tercipta.
√ ​The Vibrator (Sumber Bunyi): Pita suara (vocal folds) yang terletak di dalam laring (jakun). Udara yang lewat membuat pita suara bergetar.
​√ The Resonator (Penguat Bunyi): Rongga mulut, rongga hidung, dan tenggorokan. Ini adalah "speaker" alami kita yang membuat suara terdengar nyaring.
√ ​The Articulator (Pembentuk Kata): Lidah, bibir, gigi, dan langit-langit mulut yang mengubah bunyi menjadi kata-kata (artikulasi).

​3. Empat Pilar Teknik Vokal Dasar
​A. Postur Tubuh (The Foundation)
​Suara yang bagus dimulai dari posisi berdiri yang benar. Jika tubuhmu bungkuk, paru-paru tidak bisa mengembang maksimal.
√ ​Kaki: Buka selebar bahu.
√ ​Dada: Busungkan sedikit (posisi tegap).
√ ​Bahu: Rileks, jangan diangkat ke atas.
√ ​Kepala: Pandangan lurus ke depan (dagu tidak terlalu naik atau turun).

​B. Pernapasan Diafragma (The Fuel)
​Dalam bernyanyi, kita tidak menggunakan pernapasan dada (yang membuat bahu naik). Kita menggunakan Pernapasan Diafragma.
√ ​Cara kerja: Saat menghirup napas, bayangkan udara mengisi perut hingga mengembang ke samping (diafragma turun).
√ ​Keunggulan: Udara lebih banyak, suara lebih stabil, dan tidak mudah lelah.

​C. Artikulasi (The Clarity)
​Artikulasi adalah kejelasan dalam pengucapan kata.
√ ​Huruf Vokal: A (mulut dibuka 3 jari), I (bibir ditarik ke samping), U (mulut mencucu/bulat), E, O.
√ ​Latihan: Lakukan senam muka agar otot wajah tidak kaku saat menyanyi.

​D. Resonansi (The Color)
​Resonansi adalah cara kita memantulkan suara agar terdengar lebih "bulat" dan indah. Ada tiga ruang utama:
​√ Chest Voice (Suara Dada): Untuk nada rendah, terasa bergetar di dada.
​√ Head Voice (Suara Kepala): Untuk nada tinggi, suara terasa ringan dan bergetar di area dahi/kepala.
√ ​Middle Voice: Perpaduan keduanya.

​4. Ekspresi dan Penjiwaan (Deep Feeling)
​Teknik yang sempurna tanpa perasaan akan terasa hambar. Untuk menjiwai lagu, seorang penyanyi harus melakukan:
√ ​Frasering: Memenggal kalimat lagu dengan benar sesuai makna kalimatnya (tidak berhenti di tengah kata).
√ ​Dinamika: Mengatur keras dan lembutnya suara sesuai emosi lagu.
​√ Improvisasi: Memberikan variasi nada yang sopan tanpa merubah melodi asli secara berlebihan.

​5. Ringkasan Prosedur Latihan (Daily Routine)
​Jika kamu ingin meningkatkan kualitas suaramu, lakukan urutan ini:
√ ​Stretching (Pemanasan Fisik): Lemmaskan leher, bahu, dan pinggang.
​√ Breathing (Latihan Napas): Tarik napas 4 hitungan, tahan 4 hitungan, buang dengan suara "Sss..." selama mungkin.
√ ​Vocalizing (Pemanasan Suara): Menyanyikan tangga nada "Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si-Do" menggunakan bunyi "Ma-ma-ma" atau "Li-li-li".
​√ gRepertoire (Latihan Lagu): Mulai menyanyikan lagu pilihan dengan memperhatikan teknik yang sudah dipelajari.

​6. Tips Kesehatan Suara
​Banyak minum air putih (suhu ruang).
​Hindari makanan berminyak (gorengan) berlebih sebelum menyanyi karena memicu lendir pada tenggorokan.
​Istirahat yang cukup; pita suara adalah otot yang bisa lelah.

​Tugas Mandiri:
​Carilah satu penyanyi favoritmu di YouTube.
​Amati cara dia membuka mulut (artikulasi) dan cara dia mengambil napas.
​Tuliskan apa yang membuat suara mereka terdengar spesial bagimu di buku catatan musikmu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Unsur Dasar Menggambar

Menggambar Ragam Hias

Bahan Ajar Menggambar Kelas VII